Waktu & Uang adalah Alasan Utama Orang Indonesia enggan berolahraga

Saat ini ada banyak pola permainan baru yang dikenal oleh populasi umum Indonesia. Meskipun demikian, Bandarq secara kebetulan, pola yang berkembang tidak langsung sesuai dengan kecenderungan individu dalam melakukan latihan fisik dan olahraga.

Salah satunya diketahui dari efek samping dari 2018 AIA Healthy Living Index. Tinjauan Kesehatan Hidup 2018 mencakup 11.000 responden yang telah matang lebih dari 18 tahun dari 16 negara, termasuk Indonesia.

Kepala Merek dan Komunikasi PT AIA Financial Kathryn Monika Parapak mengklarifikasi, mengenai bagaimana orang Indonesia melewati waktu tepat pada biaya terkait bumi, hanya 5 persen menetapkan aset untuk permainan. Sementara 50 persen dari mereka membeli rezeki padat dan 30 persen untuk tes pemulihan.

“Sejumlah besar orang masih belum berangkat untuk menempatkan sumber daya ke dalam pengeluaran untuk permainan,” kata Kathryn pada pengantar Indeks Hidup Sehat AIA 2018 di Elite Club, Epicentrum, Jakarta Selatan.

Dia memasukkan, dua alasan utama individu yang tidak sering berlatih adalah tujuan di belakang waktu dan biaya.

90 persen individu menilai praktik membutuhkan banyak waktu, sementara sisanya menilai praktik memerlukan banyak uang.

Sementara lima motivasi utama mengapa banyak individu berhenti berlatih secara rutin, termasuk dengan alasan bahwa hal itu membutuhkan satu ton tenaga (37 persen), ingin melakukan hal-hal yang berbeda (32 persen), tidak mungkin di rumah (32 persen), memerlukan waktu untuk keluar (31 persen), dan tidak layak (30 persen).

Hasil studi lain adalah pemanfaatan pelacak tindakan dalam jaringan. Saat ini, kata Kathryn, hanya sekitar 3 persen orang Indonesia menggunakannya untuk menyaring kecenderungan praktik. Alasan terbanyak adalah dengan alasan bahwa gadget pelacak tindakan dianggap terlalu mahal (54 persen).

“Itu dianggap terlalu mahal, butuh tenaga, dianggap tidak mempengaruhi kesejahteraan, sulit dilakukan dengan keluarga, dan merasa tujuan kesejahteraan telah tercapai,” katanya.

Sejujurnya, olahraga harus benar-benar dimungkinkan secara esensial dan ekonomis dengan tujuan agar olahraga itu dimungkinkan di mana saja.
Pendidik dan pemilik Zumba Sana Studio Laila Munaf menyatakan, salah satu pendekatan untuk memiliki kapasitas untuk fokus pada latihan biasa adalah memilih permainan yang disukai. Jika Anda tidak menyadari olahraga mana yang masuk akal, Anda dapat mencobanya terlebih dahulu.

“Jika Anda tidak ingin fokus pada studio atau pusat latihan, coba saja dulu. Ada kantor (gaji) per pendaratan,” kata Laila.

Sesuatu yang lain adalah mengubah mentalitas. Ada banyak individu yang berlatih yang perlu menambah atau mendapatkan bentuk tubuh. Bagaimanapun, inspirasi membuat beberapa orang tidak aktif lagi ketika berat badan objektif mereka tercapai.

“Terlepas dari kenyataan bahwa kehidupan yang sehat harus selamanya. Semua harus dari sikap dan ini membutuhkan investasi,” katanya.

Laila termasuk, ada beberapa perkembangan game dasar yang harus dimungkinkan bahkan dengan ruang tipis. Misalnya, di area meja kerja. Beberapa perkembangan langsung yang seharusnya dimungkinkan, termasuk squat, lurches dan push up.

“Selain sehat, latihan juga merupakan pendukung kecenderungan. Tidak hanya untuk orang dewasa, meskipun untuk anak-anak juga dapat memperluas imajinasi dan keadaan belajar,” kata Laila.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *